MediaRepublik.id– Prestasi membanggakan ditorehkan Universitas Hasanuddin (UNHAS) Makassar dan Universitas Sam Ratulangi (UNSRAT) Manado dalam ajang Abdidaya 2026. Dua perguruan tinggi yang dipimpin Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc., masing-masing berhasil meraih medali emas dan medali perak dalam kompetisi tingkat nasional yang diselenggarakan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek).
UNHAS Makassar meraih medali emas pada kategori Mitra Paling Partisipatif Tingkat Nasional. Sementara itu, UNSRAT Manado berhasil membawa pulang medali perak pada kategori yang sama.
Khusus UNSRAT, prestasi tersebut diraih melalui Organisasi Kemahasiswaan (Ormawa) Himpunan Mahasiswa Sistem Informasi (Himsifor) Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA). Capaian ini sekaligus menjadi bukti kontribusi mahasiswa UNSRAT dalam pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat berbasis kolaborasi dengan mitra desa.
Dalam rangkaian final Abdidaya 2026 yang berlangsung di Universitas Muslim Indonesia (UMI), Makassar, pada 21–25 Oktober 2026, tim Himsifor FMIPA UNSRAT berhasil meraih dua penghargaan bergengsi tingkat nasional.
Dua penghargaan tersebut yakni **Juara III PPK Ormawa Tingkat Nasional untuk kategori Organisasi Kemahasiswaan dengan Dukungan Riil Terlengkap**, serta **Juara II Mitra Paling Partisipatif Tingkat Nasional**.
Penghargaan Mitra Paling Partisipatif diberikan atas keterlibatan mitra dalam pelaksanaan program. Dalam kegiatan ini, mitra yang dimaksud adalah Desa Tumaluntung, Kecamatan Kauditan, Kabupaten Minahasa Utara, yang dipimpin Hukum Tua Richard S. Kamagi, S.H., NLP.
Ajang Abdidaya 2026 diikuti 120 tim finalis Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) dari berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta di Indonesia. Seluruh finalis telah melalui tahapan seleksi yang ketat sebelum berkompetisi pada tingkat nasional.
Dekan FMIPA UNSRAT, Dr. Gerald H. Tamuntuan, S.Si., M.Si., QRMP, didampingi Wakil Dekan III, Dr. Rooije R.H. Rumende, S.Si., M.Kes., QRMP, menyampaikan apresiasi atas capaian yang diraih Himsifor FMIPA UNSRAT dalam kompetisi tersebut.
Prestasi ini juga menjadi dorongan bagi peningkatan kinerja kemahasiswaan UNSRAT, khususnya pada bidang kemahasiswaan dan alumni yang dikoordinasikan Wakil Rektor III, Dr. dr. Rocky Wilar, Sp.A., Subsp. Neo(K).
Keberhasilan Himsifor FMIPA UNSRAT meraih dua penghargaan nasional tersebut menunjukkan pentingnya sinergi antara mahasiswa, perguruan tinggi, dan pemerintah desa dalam menjalankan program pemberdayaan masyarakat.
Raihan medali perak di Abdidaya 2026 tidak hanya menjadi kebanggaan bagi UNSRAT, tetapi juga bagi Desa Tumaluntung sebagai mitra pelaksana program. Kolaborasi ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi organisasi kemahasiswaan lainnya untuk terus menghadirkan program yang berdampak nyata bagi masyarakat.


https://mediarepublik.id/wp-content/uploads/2025/03/IMG-20250305-WA0002-1.jpg






