Komisi III Respons Keluhan Petani Terdampak Dugaan Pencemaran

oleh -330 Dilihat

MediaRepublik.id- Komisi III DPRD Kota Tomohon merespons keluhan petani di Kelurahan Pangolombian, Kecamatan Tomohon Selatan, terkait dugaan pencemaran lingkungan yang menyebabkan tanaman perkebunan warga mati secara bertahap.

Ketua Komisi III DPRD Tomohon, Maria Pijoh, bersama anggota Rocky Polii, turun langsung meninjau lokasi terdampak, Senin (19/10). Sekitar 15 kepala keluarga (KK) petani mengeluhkan kerusakan tanaman yang diduga akibat paparan uap gas dari Pertamina Geothermal Energy (PGE) Lahendong.

Maria mengatakan, peninjauan dilakukan untuk melihat langsung kondisi di lapangan sekaligus merespons keluhan masyarakat. Namun, ia menegaskan bahwa dugaan pencemaran tersebut perlu dibuktikan melalui data yang valid.

Sementara itu, Rocky Polii menyatakan Komisi III akan melakukan pengujian laboratorium secara mandiri untuk mengetahui penyebab pasti kerusakan tanaman.

Menurutnya, pengujian diperlukan karena tanaman mati secara bertahap dan hanya di titik-titik tertentu, sehingga dibutuhkan pemeriksaan ilmiah untuk memastikan penyebabnya.

“Keluhan masyarakat harus tetap direspons dengan cepat dan bijak. Solusi satu-satunya adalah kita mesti bikin pengujian sendiri,” tegas Rocky.

Tampak hadir, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tomohon John Kapoh bersama jajaran, Lurah Pangolombian Djemy Sareseh, serta perwakilan warga setempat.

https://mediarepublik.id/wp-content/uploads/2025/03/IMG-20250305-WA0002-1.jpg

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.