Kamasi-Talete Disiapkan Menjadi Kawasan Strategis

oleh -209 Dilihat

MediaRepublik.id– Wakil Wali Kota Tomohon, Sendy G.A. Rumajar, membuka Rapat Kelompok Kerja (Pokja) Perumahan dan Kawasan Permukiman di Metland Tomohon, Selasa (03/11). Rapat ini membahas penyelarasan program infrastruktur dasar dan penataan kawasan strategis pariwisata Kota Tomohon.

Dalam sambutannya, Sendy mengatakan posisi Tomohon sebagai bagian dari Wilayah Metropolitan Manado dan Kawasan Pariwisata Kunci (Key Tourism Area) dalam Rencana Induk Destinasi Pariwisata Nasional Manado-Likupang harus diikuti dengan pembangunan kawasan yang terintegrasi.

Ia merujuk Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2024 tentang Rencana Induk Destinasi Pariwisata Nasional Manado-Likupang serta arah pembangunan dalam RPJMN 2025–2029.

Menurutnya, status strategis tersebut harus dimanfaatkan untuk mempercepat pembenahan infrastruktur, mengembangkan potensi ekonomi lokal, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Rapat Pokja ini harus menghasilkan langkah kerja nyata dan solusi atas berbagai persoalan perkotaan serta kebutuhan pembangunan. Karena itu, diperlukan pemikiran dan keterlibatan seluruh pihak,” kata Sendy.

Pemerintah Kota Tomohon, lanjutnya, juga memperkuat koordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Penataan Bangunan dan Prasarana Kawasan (BPBPK) Sulawesi Utara untuk mengembangkan kawasan strategis pariwisata.

Kerja sama tersebut mencakup penyusunan profil kawasan, proposal pengembangan, hingga dokumen perencanaan teknis penataan Kawasan Pusat Kota Tomohon. Sendy mengapresiasi pendampingan BPBPK Sulawesi Utara dalam proses tersebut.

Ia menegaskan, penataan kawasan tidak hanya diarahkan untuk memperbaiki wajah kota, tetapi juga mendorong aktivitas ekonomi dan membuka peluang usaha bagi masyarakat.

Sementara itu, Kepala Bapelitbangda Kota Tomohon, Jacqueline Mangulu, menjelaskan bahwa rapat Pokja bertujuan menyelaraskan program dan langkah strategis perangkat daerah serta instansi terkait dalam penyediaan infrastruktur dasar.

Fokus pembahasan meliputi peningkatan Standar Pelayanan Minimal (SPM) pada sektor air minum, sanitasi, drainase, dan persampahan. Rapat juga membahas pengembangan kawasan strategis dengan memperhatikan kelestarian lingkungan, termasuk rekomendasi kebijakan dan komitmen penganggaran lintas sektor.

Jacqueline menyebutkan, kegiatan ini merupakan tindak lanjut usulan penataan kawasan strategis pariwisata yang berpusat di Kecamatan Tomohon Tengah, khususnya Kelurahan Kamasi dan Talete.

Melalui rapat tersebut, perangkat daerah dan pemangku kepentingan diharapkan menyelaraskan program serta memperkuat komitmen dalam mendukung perencanaan dan pembangunan kawasan.

Hadir dalam kegiatan tersebut PPK Perencana BPBPK Sulawesi Utara, Steven Kawalo, S.T., Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Tomohon, Lily Solang, M.M., jajaran Bapelitbangda dan perangkat daerah, pelaku UMKM, tokoh masyarakat, serta insan pers.

https://mediarepublik.id/wp-content/uploads/2025/03/IMG-20250305-WA0002-1.jpg

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.