Desa Tumaluntung Minut Terpilih Jadi Lokasi Program ORMAWA Nasional

oleh -253 Dilihat

MediaRepublik.id – Desa Tumaluntung, Kecamatan Kauditan, Kabupaten Minahasa Utara, mencatat prestasi membanggakan setelah resmi terpilih sebagai lokasi pelaksanaan Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK ORMAWA) tingkat nasional tahun 2026. Program tersebut akan dijalankan oleh Himpunan Mahasiswa Sistem Informasi (HIMSIFOR) Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Sam Ratulangi (UNSRAT).

Dekan FMIPA UNSRAT, Gerald H. Tamuntuan, didampingi Wakil Dekan III Rooije R.H. Rumende, mengungkapkan rasa syukur atas keberhasilan mahasiswa FMIPA menembus seleksi nasional yang sangat kompetitif. Dari sebanyak 2.192 proposal PPK ORMAWA yang diajukan perguruan tinggi se-Indonesia, hanya 226 proposal yang dinyatakan lolos pendanaan nasional, dan HIMSIFOR FMIPA UNSRAT berhasil menjadi salah satu penerima pendanaan tersebut.

Menurut Tamuntuan, keberhasilan ini menjadi bukti bahwa di bawah kepemimpinan Rektor UNSRAT, Oktofian B.A. Sompie, kampus terus menunjukkan prestasi di tingkat nasional, khususnya dalam bidang kemahasiswaan. Ia juga memberikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Tumaluntung yang dipercaya oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi sebagai lokasi pelaksanaan program nasional tersebut.

Dalam program yang akan berlangsung selama empat bulan itu, tim mahasiswa mengangkat tema “Revitalisasi Tata Kelola Destinasi Wisata Eco-Cultural Berkelanjutan dengan Pendekatan Quadruple Helix di Desa Tumaluntung.” Melalui program ini, mahasiswa akan melakukan pendampingan dan pengembangan tata kelola destinasi wisata berbasis digital dengan melibatkan pemerintah, akademisi, masyarakat, dan sektor usaha.

Tamuntuan berharap kegiatan tersebut tidak hanya menjadi sarana pengabdian mahasiswa kepada masyarakat, tetapi juga mampu menghadirkan sistem pengelolaan wisata yang lebih modern dan terintegrasi. Dengan demikian, Desa Tumaluntung dapat berkembang menjadi destinasi wisata yang lebih tertata, berdaya saing, dan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat setempat.

Sementara itu, Camat Kauditan, Vilma Anthoni, didampingi Hukum Tua Desa Tumaluntung, Richar Kamagi, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada FMIPA UNSRAT serta Kementerian DIKTI SAINTEK atas kepercayaan yang diberikan kepada Desa Tumaluntung. Menurutnya, program ini menjadi peluang besar bagi desa untuk meningkatkan kapasitas pengelolaan potensi wisata sekaligus memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat.

Kegiatan sosialisasi pembukaan program turut dihadiri berbagai unsur pemerintah dan masyarakat, mulai dari Badan Permusyawaratan Desa, Lembaga Adat, unsur TNI-Polri, Dinas Pariwisata Kabupaten Minahasa Utara, jajaran dosen pendamping, hingga tim mahasiswa PPK ORMAWA HIMSIFOR FMIPA UNSRAT.

https://mediarepublik.id/wp-content/uploads/2025/03/IMG-20250305-WA0002-1.jpg

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.